Jangan Operasikan Crown Jam Tangan dalam Air! Ini Alasannya

Jangan Operasikan Crown Jam Tangan dalam Air! Ini Alasannya

Salah satu fitur yang paling sering dicari pada jam tangan adalah water resistant. Ya, ketahanan terhadap air seakan menjadi kebutuhan primer dari sebuah jam tangan untuk dipakai sehari-sehari maupun aktivitas outdoor. Dengan adanya fitur ini, pengguna tak perlu copot arloji saat hendak cuci tangan, terkena hujan, berenang, atau bahkan menyelam di laut.

Kemampuan water resistant diukur berdasarkan kedalaman air. Tiap brand biasanya menggunakan satuan yang berbeda, yakni ATM, BAR, meter, atau feet. Namun meski jam tangan Anda water resistant hingga 300 meter, sebaiknya jangan mengoperasikan crown, pusher, atau button di dalam air. Kenapa?

Sebuah jam tangan dikatakan water resistant bila jam itu terlindung dari kelembaban. Air, debu, atau minyak akan sulit masuk ke case karena jam tangan dilengkapi dengan seal gasket. 

Seal gasket jam tangan
Seal gasket jam tangan. Dok: Ethoswatches

Gasket jam tangan biasanya terbuat dari sejenis karet atau plastik yang berbentuk seperti cincin. Gasket terletak pada caseback, crown, crystal, bezel, crown dan bagian penting lain yang harus dilindungi dari kelembaban. Agar tetap tahan air maksimal dari tahun ke tahun, gasket bahkan perlu diganti secara berkala. 

Anatomi jam tangan dengan crown dan pusher
Anatomi jam tangan dengan crown dan pusher. Dok: Watchmydiamonds

Nah, sayangnya seal gasket hanya berfungsi optimal dalam keadaan diam. Bila Anda mengoperasikan crown di dalam air, otomatis crown gasket jadi bergerak. Akibatnya, air pun bisa masuk ke dalam mesin jam tangan.

Begitu pula saat Anda menyelam dengan diver’s watch. Jam tangan penyelam memang dirancang agar dapat menahan tekanan air samudera dengan gasket ekstra tebal. Namun bila crown, pusher atau button pada diver’s watch dioperasikan di dalam air, tetap saja air bisa masuk.

Banyak jam chronograph yang rusak akibat pusher ditekan di dalam air. Bahkan pada jam dengan fitur light seperti G-Shock, bisa kemasukan air bila Anda nyalakan lampunya. Bila sudah begitu, tentu jam berisiko rusak.

G-Shock kemasukan air
G-Shock kemasukan air. Dok: Youtube/ Unboxingexperience7

Peringatan untuk tidak mengoperasikan crown di dalam air seringkali disertakan pada manual book. Seperti Seiko misalnya, brand ini menyertakan peringatan tersebut pada diver’s watch yang diproduksinya.

Selain itu, ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan sebelum menyelam. Pastikan crown dan button telah dikembalikan ke posisi normal. Bila ada screw down button, putar hingga benar-benar rapat. Hal ini sangat penting untuk memastikan jam tangan Anda tetap kering selama dipakai berenang atau diving. 

Jadi, sebelum menyelam, pastikan jam tangan Anda sudah menunjukkan waktu yang akurat. Bila menggunakan jam mekanikal dengan manual winding, pastikan level power reserve atau sisa daya tidak kurang dari setengah kapasitas maksimum. Dengan begitu Anda tak perlu mengotak-atik crown atau bagian lainnya saat sudah berada di dalam air.

Nah, bila Anda sedang mencari jam dengan fitur water resistant atau diver’s watch, tidak ada salahnya berkunjung ke katalog Jamtangan.com. Di sana Anda akan menemukan ribuan pilihan jam tangan dengan level water resistant beragam.

Categories: Info & Tips