Akurat dan Tahan Lama, Apa itu Movement Meca-Quartz?

Akurat dan Tahan Lama, Apa itu Movement Meca-Quartz?

Kalau kamu seorang watch enthusiast atau baru ingin mendalami horologi, kamu mungkin pernah dengar tentang meca-quartz. Movement ini digunakan pada jam tangan dengan modul chronograph. Meca-quartz juga dibilang memiliki kelebihan movement quartz maupun mechanical. 

Apa sebenarnya yang disebut sebagai meca-quartz?

Sesuai namanya, meca-quartz adalah movement hybrid atau gabungan antara mechanical dan quartz. Movement ini digunakan untuk jam tangan chronograph, dimana fungsi penunjuk waktu utama menggunakan teknologi quartz, sedangkan untuk mengoperasikan chronograph digunakan modul mekanikal.

Awal Mula Meca-Quartz

Meca-quartz bukanlah inovasi baru. Movement jenis ini sudah ada sejak tahun 80-an. Saat itu sedang terjadi Quartz Crisis, dimana terjadi evolusi besar-besaran pada industri jam tangan karena hadirnya teknologi quartz yang perlahan mengganti jam tangan mekanikal di seluruh dunia.

Jaeger-LeCoultre Master Control Meca-quartz Chronograph. Foto: AnalogShift

Dua perusahaan Swiss, yakni Frédéric Piguet and Jaeger-LeCoultre, berusaha memberi nilai plus pada jam tangan quartz dengan menambahkan komponen mekanikal pada chronograph standar quartz.

Alih-alih menggunakan mesin terpisah untuk tiap jarum pada chronograph, seperti pada chronograph quartz biasa, inovasi baru ini memungkinkan satu mesin menjalankan satu set gear yang membagi tenaganya untuk seluruh fungsi chronograph. Caranya adalah menggunakan komponen mekanikal sehingga ada sensasi “klik” pada pusher seperti pada jam mekanikal.

Mecha-quartz generasi awal umumnya digunakan pada luxury watches. Sebut saja Jaeger LeCoultre, IWC, Cartier, Porsche, Chopard, Omega, hingga Breitling. Hal ini masih berjalan hingga tahun 90-an. Sayangnya, karena kurang populer, meca-quartz buat Swiss perlahan menghilang pada awal 2000-an.

Jaeger LeCoultre Caliber 631. Foto: Wornandwound

Meski begitu, jam tangan chronograph dengan movement meca-quartz layak dipertimbangkan oleh para kolektor, guys. Sebab, movement ini mengawinkan kelebihan quartz dan mekanikal. Apa saja?

Kelebihan Movement Meca-Quartz

Movement quartz umumnya lebih murah, lebih akurat, dan lebih mudah dirawat. Sementara movement mekanikal, baik yang automatic maupun manual-winding, dikerjakan lebih cermat, umumnya menggunakan material berkualitas, dan memiliki nilai seni. 

Nah, jam tangan chronograph meca-quartz memiliki akurasi yang tinggi dari quartz dan performa chronograph mekanikal. Bila dibandingkan dengan jam tangan chronograph full-mekanikal, meca-quartz umumnya lebih tipis, lebih tahan lama, dapat diandalkan, perawatannya lebih murah, dan lebih cepat saat diservis.

Inovasi Swiss-watchmaker mungkin hanya jadi milestone kecil dalam industri jam tangan bila Seiko tidak melanjutkannya. Ya, Seiko menciptakan sendiri versi meca-quartz yang lebih terjangkau. Tak hanya untuk koleksi mereka sendiri, tapi juga untuk microbrand yang ingin membuat chronograph meca-quartz. 

Spinnaker Fleuss Chronograph SP-5085-02. Foto: Machtwatch

Caliber meca-quartz garapan Seiko yang populer di antaranya adalah Seiko SII VK63, SII VK67, dan VK83. Seiko VK63 adalah keturunan langsung dari meca-quartz paling awal dan disebut-sebut sebagai yang paling andal dan kokoh saat ini. Nggak heran caliber itu banyak digunakan pada berbagai brand jam tangan.

Contoh jam tangan yang menggunakan meca-quartz di antaranya adalah Seiko seri SSB, Spinnaker Fleuss Chronograph, Duxot Accelero, dan banyak lainnya.

Tertarik buat punya koleksi jam tangan dengan caliber meca-quartz? Langsung deh buka situs atau aplikasi Jamtangan.com. Ada beberapa koleksi yang bisa kamu pertimbangkan. Happy Shopping!

Categories: Editor's Choices