Swiss Independent Watchmaker Brand yang Saat Ini Hanya Membuat Jam Tangan Mechanical
Sejarah pembuatan jam tangan Swiss dipenuhi brand-brand legendaris. Namun, hanya sedikit dari mereka yang berjuang begitu keras seperti halnya Oris. Brand ini telah mengalami banyak pasang surut dan kisah pendiriannya bukan hanya tentang kesuksesan tanpa henti, tetapi juga tentang kemunduran, pembangkangan, dan ketahanan luar biasa. Berikut sejarah Oris, watchmaker brand asal Swiss yang hanya membuat mechanical watch sejak tahun 1904.
Sejarah Berdirinya Brand Oris

Oris adalah sebuah brand yang didirikan oleh Paul Cattin dan Georges Christian di tahun 1904 di sebuah desa kecil Swiss bernama Hƶlstein. Brand ini dimulai dari sebuah pabrik terbengkalai yang baru saja ditutup. Mereka pun akhirnya menandatangani kontrak dengan walikota setempat dan menamai usaha baru tersebut dengan nama sungai kecil di dekatnya, Oris.

Pada tahun 1911, Oris telah menjadi perusahaan dengan jumlah karyawan terbesar di Hƶlstein dengan lebih dari 300 watchmaker bekerja di dalam pabrik. Perusahaan ini menjadi salah satu perusahaan pertama di Swiss yang menawarkan kesempatan yang sama bagi pria dan wanita pada saat pemikiran progresif seperti itu masih radikal.Ā

Awalnya, Oris berkembang menjadi sesuatu yang lebih besar, tetapi pada tahun 1928 sebuah tragedi terjadi. Georges Christian meninggal dunia. Kepemimpinan pun beralih ke Oscar Herzog, saudara ipar Christian, seorang pria dengan ambisi besar untuk mendorong Oris ke garis depan teknologi watchmaking.

Hukum yang Berusaha Menghentikan Kemajuan

Pada 12 Maret 1934, Pemerintah Swiss memperkenalkan “Watch Statuteā, sebuah undang-undang yang konon dirancang untuk melindungi industri watchmaking dari kekacauan. Faktanya, undang-undang itu justru mengunci perusahaan dalam stagnasi teknologi karena mencegah produsen jam tangan memperkenalkan teknologi baru tanpa izin pemerintah.Ā

Ini adalah waktu yang sangat buruk bagi Oris karena perusahaan telah menggunakan mekanisme escapement pin-lever (escapement Roskopf). Yaitu, teknologi escapement movements yang fungsional tetapi kurang akurat dibandingkan mekanisme escapement tuas yang telah diadopsi oleh para pesaing sebelum undang-undang tersebut disahkan.

Ini artinya Oris dilarang mengadopsi teknologi superior yang telah dimiliki para pesaing. Oscar Herzog menyaksikan para pesaingnya melaju di depan. Walaupun di periode kepemimpinan Herzog, Oris juga mengeluarkan model-model legendaris seperti Big Crown Pointer Date (1938), jam alarm mekanis dengan power reserve 8 hari (1949).Ā Selama tiga puluh tahun, waktu yang sangat lama dalam pembuatan jam tangan, Oris tetap terikat pada teknologi yang inferior, tidak mampu berinovasi, tidak mampu bersaing secara setara. Untuk mengatasi masalah tersebut, setelah Perang Dunia II, Oscar Herzog membuat keputusan untuk menyewa seorang pengacara bernama Dr. Rolf Portmann. Selama satu dekade, sepuluh tahun kampanye, banding, dan argumen tanpa henti, Portmann melawan Swiss Watch Statute.Ā

Sebuah misi yang saat itu dianggap mustahil untuk dimenangkan karena hukum sudah mengakar dan dipertahankan oleh kepentingan-kepentingan yang kuat. Pada tahun 1965, Portmann menang dan Swiss Watch Statute dibatalkan. Itu adalah pencapaian sangat signifikan sehingga Dr. Rolf Portmann mendapatkan tempatnya dalam sejarah pembuatan jam tangan Swiss. Oris pun tidak menyia-nyiakan kesempatan. Setelah berhasil memenangkan kasus tersebut, brand ini makin bebas berinovasi dengan teknologi baru dengan membuat escapement lever sendiri.Ā

Kemudian di tahun 1966, Oris merilis lever escapement movement pertama. Selanjutnya, sebuah desain jam tangan baru diperlukan untuk movement tersebut, dan itu adalah Oris Star (1966). Dan untuk mengingatkan kembali model tersebut, model reissue Oris Star tersebut pun dirilis pada awal tahun 2026. Kemudian di tahun 1968, Oris meluncurkan caliber 652 yang menampilkan mekanisme superior lever escapement. Movement ini sangat presisi dan terkalibrasi sempurna sehingga mendapatkan penghargaan akurasi tertinggi dari Observatoire Astronomique et ChronomĆ©trique yang bergengsi.Ā
Krisis Quartz di Tahun 1970-an

Tahun 1970-an dianggap sebagai kiamat bagi Swiss mechanical watchmaking. Jam tangan quartz muncul dengan harga lebih murah, akurat, dan membutuhkan skill yang jauh lebih sedikit untuk diproduksi. Untuk bisa bertahan di tahun 1970, Oris bergabung dengan ASUAG, yang kemudian menjadi Swatch Group dan ini dianggap sebagai keputusan praktis. Akibat hadirnya teknologi quartz movement tersebut, jumlah karyawan Oris anjlok dari 900 menjadi hanya segelintir karyawan yang berdedikasi. Namun pada tahun 1980-an, Dr. Rolf Portmann dan Ulrich W. Herzog memimpin pembelian manajemen, menyelamatkan Oris dari kepemilikan perusahaan dan memulihkan kemerdekaannya.

Tindakan pembangkangan ini memulihkan lebih dari sekadar otonomi Oris, tetapi juga jiwanya. Selanjutnya, apa yang oleh banyak pengamat industri dianggap sebagai keputusan bunuh diri secara komersial, Oris yang baru dibentuk ini pun membuat pilihan yang akan menentukan seluruh masa depan. Mereka hanya akan memproduksi mechanical watches, walaupun Oris pernah memproduksi beberapa jam tangan quartz selama puncak krisis quartz antara tahun 1970-an dan 1980-an. Namun sekarang, tidak ada lagi quartz watch yang dirilis. Dan di tahun 1991, sesuatu yang tak terduga terjadi. Para kolektor mulai menemukan kembali mechanical watches.

Mechanical movements menjadi simbol keaslian, kemanusiaan, dan keahlian dalam dunia yang semakin digital. Tahun itu, perusahaan meluncurkan calibre 581, movement paling rumit yang pernah mereka ciptakan. Mesin ini menampilkan modul fase bulan yang dikembangkan sepenuhnya oleh tim internal Oris. Kemudian di tahun 2002, red rotor menjadi trademark Oris. Dan kini, Oris telah membuat jam tangan untuk pilot, penyelam, dan pembalap, orang-orang yang membutuhkan alat yang andal. Salah satunya adalah seri Big Crown ProPilot, dengan mahkota berukuran besar yang khas yang dirancang untuk pilot bersarung tangan kulit, berevolusi menjadi Big Crown ProPilot Altimeter yang merupakan jam tangan mekanis dengan altimeter analog pertama di dunia.

Menjelang ulang tahun ke-110 Oris pada tahun 2014, brand ini meluncurkan calibre 110, in-house movement pertama mereka dalam 35 tahun. Ini bukan sekadar watch movement, tetapi sebuah pernyataan bahwa Oris kembali berkomitmen pada tingkat penguasaan mekanik yang paling mendalam. Caliber ini punya power reserve 10 hari yang belum pernah terjadi sebelumnya dan indikator cadangan daya non-linear canggih, yang dikembangkan sepenuhnya oleh para pembuat jam internal. Selanjutnya di tahun 2020, Oris meluncurkan calibre 400, menetapkan standar industri baru, yaitu anti-magnetisme luar biasa, cadangan daya lima hari, dan garansi 10 tahun yang luar biasa.
Itu dia sejarah brand Oris dengan berbagai tantangan yang dihadapi sejak didirikan dan kini hanya merilis mechanical watch. Tertarik untuk mengoleksi jam tangan Oris di atas? Kunjungi website/aplikasi JAMTANGAN.COM untuk mendapatkan model yang kamu suka.





