SEIKO×TiCTAC Rilis HZB002J untuk Pasar Jepang, Tampil Vintage Bersih dengan Dial Putih
Seiko kembali berkolaborasi bersama TiCTAC dengan meluncurkan jam tangan SEIKO×TiCTAC HZB002J yang hanya dirilis di Jepang atau versi JDM dengan vintage look dan memakai white dial yang timeless. Visualnya yang lembut dengan fauxtina lume bernuansa hangat memberikan sentuhan estetika vintage yang kental. Berikut tampilan dan spesifikasi lebih lengkap tentang SEIKO×TiCTAC HZB002J.
Sekilas tentang TiCTAC

TiCTAC adalah peritel jam tangan dan shop retail ternama asal Jepang yang didirikan pada tahun 1984, dengan gerai pertamanya dibuka di Ikebukuro Parco, Tokyo. Sebagai toko kurasi terkemuka di Jepang, TiCTAC menawarkan beragam pilihan jam tangan, mulai dari fashion watch brand, microbrand independen, hingga high-end mechanical watches. Banyak gerai TiCTAC yang juga menyediakan layanan perbaikan jam tangan, penggantian strap, serta penggantian baterai di tempat.

Di kalangan kolektor jam tangan global, TiCTAC dikenal luas berkat kolaborasi eksklusif untuk pasar domestik Jepang (Japan Domestic Market/JDM), salah satunya dengan Seiko yang sudah berlangsung beberapa tahun, seperti model SZSB006 yang sangat digemari. Dan di akhir tahun 2026 ini, TiCTAC kembali berkolaborasi bersama Seiko dengan merilis jam tangan JDM SEIKO×TiCTAC HZB002J.
Spesifikasi SEIKO×TiCTAC HZB002J

Seiko x TiCTAC HZB002J merupakan tambahan yang fresh dalam seri kolaborasi dengan menampilkan white dial yang terinspirasi dari gaya vintage. Sejak meluncurkan model kolaborasi pada tahun 2019, seri jam tangan yang memadukan gaya field watch dan dress watch ini telah menarik perhatian besar dari para watch enthusiast. Model terbaru ini kembali hadir dengan desain yang dirancang secara cermat dan memikat hati para pencinta jam tangan bergaya vintage.

Koleksi ini menggunakan stainless steel case dengan brushed finish pada permukaan atas dan samping case, serta polished finish pada bevel dan bezel. Case-nya berdiameter 40 mm, tebalnya 11 mm, dan lug-ke-lug 48 mm. Jam tangan dengan ketahanan air hingga 100 meter ini memakai curved Hardlex crystal untuk melindungi dial. Model ini dilengkapi one-push tri-fold clasp stainless steel oyster-style bracelet dengan easy adjustment.
Dial SEIKO×TiCTAC HZB002J

Alih-alih menggunakan warna putih polos yang mencolok, HZB002J hadir dengan off-white dial atau berwarna putih gading yang dapat berubah rona tergantung pada pencahayaan. Dimensi dan bahasa desain secara keseluruhan masih tetap dipertahankan versi sebelumnya. Model baru ini menampilkan angka Arab pada pukul 6 dan 12 dengan desain terbuka, yang diapit oleh penanda jam berbentuk baton dengan outline yang tegas dan rapi.

Setiap indeks marker dan hands diisi lume berwarna cream hangat, yang menyerupai patina khas material tritium pada jam tangan antik dari akhir abad ke-20 dan lapisan lume seperti ini dinamakan fauxtina. Trek menit bergaya jalur kereta api melingkari dial dengan date window ditempatkan pada pukul 3, serta logo Seiko yang ikonik di bawah pukul 12. Jarum jam dan menit bergaya katedral berwarna hitam mengingatkan kita pada model Alpinist yang populer, lalu dipadukan dengan jarum detik berujung panah, yang makin menyempurnakan tampilan retro pada jam tangan ini.
Movement pada SEIKO×TiCTAC HZB002J

Jam tangan SEIKO×TiCTAC HZB002J dibekali automatic movement caliber 4R35 yang dapat dilihat dari caseback transparan. Movement ini punya power reserve 41 jam, berdetak sebanyak 21.600 bph dan punya fitur hacking second. Seiko×TiCTAC HZB002J adalah jam tangan JDM yang diluncurkan pada hari 24 Oktober 2026 dan dibanderol dengan harga JPY 55.000 atau sekitar Rp 6,3 jutaan. Pemesanan awal atau pre-order dibuka pada 21 Oktober, baik di gerai TiCTAC di seluruh Jepang maupun melalui toko daring resmi, dan model ini tidak akan masuk toko jam reguler global.

Itu dia rilisan terbaru SEIKO×TiCTAC HZB002J khusus pasar JDM yang dihadirkan dengan dial warna putih. Dapatkan jam tangan Seiko lainnya dengan mengunjungi website/aplikasi JAMTANGAN.COM.





