Kisah di Balik Brand Fossil yang Mendunia

Kisah di Balik Brand Fossil yang Mendunia

Sebagai brand yang sudah dikenal di berbagai dunia, Fossil memiliki sejarah yang panjang hingga berada pada posisinya saat ini. Lahir di Amerika pada tahun 1984, brand jam tangan Fossil pertama kali digagas oleh pria bernama Tom Kartsotis dari Texas, Amerika Serikat. Tom mulai memikirkan ide untuk menciptakan brand jam tangan karena dorongan dari kakaknya, Kosta Kartosis. Awalnya Kosta menyarankan adiknya untuk memulai bisnis retail barang fashion yang diimpor dari produsen di Asia.

Akhirnya Tom tergerak untuk mengimpor barang dari luar negeri dan memasarkannya di bawah Perusahaan yang dinamai “Overseas Products International”. Dari sinilah, Kartsotis bersaudara memasarkan dan menjual barang dengan brand Fossil. Komoditi yang dijual berupa jam tangan fashion dengan tampilan retro.

image source: fossil IG

Pada tahun 1993 usaha mereka berkembang pesat dan melangkah ke bursa saham untuk mendaftarkan initial public offering. Hingga pada akhirnya Fossil mampu mengakuisisi brand jam tangan yang sudah lama berdiri di Swiss sejak tahun 1882, yakni Zodiac, dengan nilai 4,7 Miliar Dollar Amerika. Dan pada tahun 2004 lagi-lagi Fossil membeli brand asal Swiss, yakni Michele Watch untuk makin melengkapi line up jam tangan yang sesuai dengan karakter Fossil. Kemudian pada tahun 2007, Fossil mendirikan studio di Swiss yang berlokasi di dekat perusahaan Rolex dan membangun pabrik manufaktur di China guna memenuhi kebutuhan pasar seluruh dunia. Menyusul setelahnya, Fossil membangun pusat distribusi di Dallas, Jerman, dan Asia.

Perjalanan Fossil berlanjut hingga menginjak tahun 2012, manajemen menyetujui pembelian Skagen Design seharga 225 juta Dollar Amerika. Kemudian di awal tahun 2013, Fossil memperkenalkan seri Fossil Swiss yang diproduksi langsung di Swiss. Pada tahun 2015, akuisisi kembali dilakukan terhadap brand Misfit dengan nilai akuisisi sebesar 260 juta Dollar Amerika. Upaya akuisisi tersebut juga termasuk membeli teknologi modern Misfit yang diaplikasikan pada jam tangan di bawah lisensi Fossil Group.

Deretan jam tangan yang berada di bawah lini Fossil Group termasuk diantaranya Burberry, DKNY, Emporio Armani, Armani Exchange, Columbia Sportwear, Diesel, Frank Gehry, Tory Burch, Kate Spade, Michael Kors, Callaway Golf, Davis Cup, Marc by Marc Jacobs, Skagen Designs, Michele dan Adidas.

image source: fossil IG

Hingga kini, Fossil telah banyak mendapat penghargaan dan dikenal luas di seluruh dunia. Dan pada tahun 2016, Fossil memenangkan Fashion Tech Collection of the Year atas dedikasi para in-house desainernya yang melahirkan koleksi-koleksi terbaik. Koleksi jam tangan tersebut dinilai atas kualitas dan desain yang klasik namun timeless hasil dari kepiawaian dalam menggabungkan teknologi dan fashion. Selangkah lebih maju, Fossil cukup memenuhi ekspektasi pasar dengan mengembangkan analog smartwatches dan jam tangan berhias permata. Brand-brand di bawah Fossil Group yang bermanuver tersebut diantaranya Diesel, Emporio Armani, Michael Kors, dan Kate Spade.

Selain memiliki kualitas produk yang tak diragukan, diakui oleh Shannon Washburn, Vice President, Watch Product Development, pasar Fossil sangat unik. Pasalnya, mereka memiliki strategi pasar tersendiri dan nilai fesyen sangat menarik. Mengingat Fossil sangat identik dengan desain jam tangannya yang sangat klasik, ikonik, dan tak lekang oleh zaman karena begitu relevan di segala mode dan kesempatan. Tak hanya jam tangan, brand satu ini juga mengeluarkan beberapa produk fesyen lain seperti kaca mata, fesyen berbahan kulit, dompet dan tas. Bahkan kelebihan dari brand ini, nilai jual barang second atau prelovednya cukup menjanjikan. Beberapa penggemar fanatik brand ini bahkan rela berburu hingga ke luar negeri dan membeli secara online meski berupa preloved.

Kini, Fossil dapat dijumpai di situs Jamtangan.com karena Jamtangan.com adalah situs jam tangan online nomor 1 di Indonesia. Selamat berburu jam tangan!

Categories: Editor's Choices, Fossil