Ekspresi Kreativitas dengan Modifikasi Jam Tangan

Ekspresi Kreativitas dengan Modifikasi Jam Tangan

Manusia dengan kreativitasnya sering kali sulit terbendung. Sering orang belum cukup puas dengan apa yang ia miliki saat ini. Namun alih-alih mencari yang baru, justru yang lama diutak-atik sehingga tampil berbeda dibandingkan sebelumnya. Itulah yang biasa disebut modifikasi. Memang banyak sekali benda-benda di sekitar kita yang sering sekali menjadi objek modifikasi terutama kendaraan bermotor yang biasa identik dengan kegiatan ini. Namun taukah anda meski tidak selalu terlihat jam tangan sering pula dijadikan sasaran modifikasi?

Macam-macam strap

Satu bentuk modifikasi yang paling utama dan dapat diterapkan ke hampir semua jam tangan adalah mengganti strap/bracelet, atau yang sering disebut “tali jam.” Bahan yang biasa digunakan adalah kulit, nilon, karet, dan logam tahan karat seperti stainless steel, titanium, sebagainya. Untuk modelnya pun bermacam-macam, ada NATO, Zulu, bund strap, Milanese, pilot, Jubilee, Oyster, shark mesh, dan bermacam-macam model lainnya. Yang menarik adalah hanya dengan mengganti strap/bracelet saja sudah dapat merubah penampilan jam tangan secara signifikan serta dapat di-mix-and-match dengan pakaian yang dikenakan. Proses penggantiannya pun tidak lama, yaitu dengan pertama melepas spring bar pada jam terlebih dahulu. Meski awalnya terkesan sulit dan membutuhkan alat, namun setelah dicoba ternyata tidaklah sesulit yang dikira, bahkan bisa dilakukan dengan cepat. Terlebih lagi jika mengganti strap seperti NATO, Zulu, dan perlon yang tidak perlu melepas spring bar. Jangan lupa dalam memilih strap/bracelet sesuaikan pula dengan model jam tersebut, lug width, bahkan mungkin anda memiliki alergi dengan material tertentu.

Seiko SKX007 x Vintage Chopard

Mengganti strap/bracelet memang cukup signifikan, tapi sering kali tidak cukup sampai di situ. Banyak orang yang bahkan ingin memodifikasi tampilan jam tangannya dengan mengganti part-part seperti dial, jarum jam, bezel insert, dan sebagainya, bahkan termasuk movement-nya. Untuk yang satu ini mungkin lebih sulit untuk diterapkan kepada macam-macam tipe jam tangan dari berbagai merek, namun di kalangan modifikator jam tangan ada satu merek yang rutin menjadi kanvas tumpahan ide mereka: Seiko, terutama tipe SKX007 dan keluarga Seiko 5 karena setiap bagiannya dapat diganti-ganti satu sama lain. Dalam modifikasi seperti ini, inspirasi dapat muncul secara orisinal maupun dari jam-jam ikonik lainnya. Ambil contoh Seiko 5 SNZH53, SNZH55 maupun SNZH57, tipe-tipe jam ini sering dimodifikasi mengikuti Omega Planet Ocean, atau yang lebih sering dilakukan, berdasarkan Blancpain Fifty Fathoms. Hasil dari modifikasi yang bisa kita lihat contohnya di header artikel ini ini kerap dinamai berdasarkan nama tipenya, Fifty Five Fathoms. Meski mungkin terpengaruh dari jam-jam ikonik, sering kali para modifikator tidak mentah-mentah mencontek detail jam-jam tersebut sehingga menyerupai jam replika. Para modifikator tetap meninggalkan ciri khas khusus pada jam tangan modifikasi mereka.

Rolex Datejust hasil ukiran MadeWorn

Bagaimana bila anda kurang terampil maupun tidak punya part-part yang dibutuhkan dalam memodifikasi jam tangan? Jangan khawatir, anda dapat menghubungi para modifikator yang menawarkan jasa modifikasi untuk jam tangan anda. Modifikator seperti Yobokies dan DAGAZ cukup mempunyai reputasi dalam hal modifikasi jam tangan Seiko, dan masih banyak lagi. Modifikasi jam tangan juga tidak terbatas untuk jam tangan berharga terjangkau. Bamford Watch Departement misalnya, menjual jam tangan Rolex hasil modifikasi mereka. Banyak juga para seniman ukir yang mengukir motif pada case jam tangan dengan hasil yang memukau. Tidak semua orang berani untuk mengutak-atik jam tangan mereka lebih jauh, namun bagi mereka yang mau mencurahkan kreativitasnya jam tangan dapat menjadi media yang menarik sekaligus perwujudan style masing-masing pribadi. Bagi mereka yang mau menekuni dunia ini, bukan tidak mungkin akan semakin banyak koleksi jam tangan yang menjadi perwujudan kreativitas mereka dan mengundang decak kagum siapapun yang melihatnya.

 

 

DJO/www.jamtangan.com