Grand Seiko : Jam Tangan Legendaris asal Jepang

Grand Seiko : Jam Tangan Legendaris asal Jepang


“karya inovasi Seiko yang tak  pernah lekang oleh waktu”

By James Krisnanda

Sampai saat ini masih bisa dibilang, produk jam tangan swiss made masih mendominasi pasar high-end class, seperti brand-brand yang serba mewah antara lain : Rolex, Phatek Philipe dan Richard Mille. Sehingga sangat lazim apabila terdapat jam tangan high end calss seringkali diasosiasikan dengan manufaktur swiss made. Banyak alasan yang melatar belakangi mengapa manufakur jam tangan swiss sangat mendominasi pasar jam tangan mewah, dimulai dari ketersediaan resources berupa keahlian labor atau watch maker swiss yang terkenal handal, high-end class brand-philosophy yang mungkin sudah melekat pada negara swiss sendiri, dan berbagai unsur sejarah yang cukup banyak ambil andil dalam hal ini.

 

Mungkin pertanyaan selanjutnya, apakah memang sama sekali tidak ada jam tangan yang bisa dibilang selegendaris dengan brand-brand high end class seperti yang banyak dimilki oleh swiss watch maker ?

Sebenarnya, salah satu lini produk yang dimiliki oleh Seiko, yaitu Grand Seiko adalah jam tangan yang termasuk ke dalam kategori high-end class yang cukup diminati oleh para watch lover di negara-negara barat.

 

Sejarah

Kintaro Hattori

Grand Seiko adalah newcomer di dunia luxury watch apabila dibandingkan dengan brand-brand mewah lainnya yang sudah lebih dulu hadir. Grand Seiko pertama kali diperkenalkan pada tahun 1960-an.

Seiko sendiri, didirikan oleh Kintaro Hattori pada tahun 1881, dan memang saat itu Seiko bukanlah satu brand yang terkenal sebagai major player di pasar jam tangan mewah. Mungkin memang Seiko sudah sejak dulu dikenal akan kualitas dan presisinya, tapi bukan di bidang jam tnagan high end watch industry. Maka dari itu, kemudian Seiko mendirikan divisi baru yang dikenaldengan nama Suwa, yang sampai saat ini memproduksi Grand Seiko.

Pada awalnya Grand Seiko sendiri dibuat sangat klasik tanpa adanya fitur-fitur inovasi tertentu, berupa 3 jarum jam tangan, tidak ada fitur tanggal, dan manual wind movement. Sampai pada tahun 1964, Seiko mulai bersaing dengan brand-brand international melalui Neuchatel Chronometer Testing, yang menitik beratkan testing kepada wrist watch movement. Pada tahun ini, Seiko mulai menyadari bahwa masih banyak komponen yang harus diperbaiki pada Grand Seiko sendiri. Sejak saat itu, Seiko mulai mengikuti Neuchatel Chronometer Testing setiap tahunnya. Sampai pada thaun 1967, Seiko berhasil naik ke peringkat 10 terbaik dari peringkat 144 di tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan karena adanya pengembangan di bidang high frequency caliber nya sendiri. Sehingga pada tahun 1968, Grand Seiko berhasil menduduki peringkat pertama di kompetisi Swiss Chronometer ini. Peningkatan peringkat ini membuat Grand Seiko mendapatkan gelar sebagai the most accurate mechanical wristwatch movement di seluruh dunia.

 

Movement

Salah satu keunggulan dari Grand Seiko tak lain adalah akurasi dari movementnya sendiri. Bahkan, serian Grand Seiko yang mungkin paling buruk apabila dibandingkan dengan serian Grand Seiko yang lainnya di klaim masih pasti lebih baik dibandingkan dengan brand yang lain. Maka dari itulah, banyak watch lover yang memastikan bahwa setiap serian dari Grand Seiko pasti memiliki kualitas yang baik.

Ciri khas dari salah satu serian Grand Seiko terletak dari fitur Spring Drive yang dimiliki oleh sebagian serian Grand Seiko. Spring Drive dikenalkan oleh salah satu engineer dari Seiko yaiu Yoshizaku Akahane. Beliau membutuhkan wkatu 28 tahun, untuk membuat 600 Prototypes yang akhirnya melahirkan sistem inovasi baru yaitu Spring Drive.

Secara sederhana, sistem Spring Drive ini memampukan jam tangan untuk memberikan kelebihan berupa nilai estetika jam tangan mechanical yang kental, dengan kemampuan presisi akurat yang dimiliki oleh mesin quarz pada umumnya. Karena, sampai sekarang jam tangan mechanical tidak dapat menyaingi presisi dari jam tangan quartz, sebaliknya, jam tangan quartz seringkali dikenal tidak memiliki nilai estetika yang tinggi seperti jam tnagan mechanical. Dengan sistem Spring drive ini, Grand Seiko dapat memberikan nilai plus yang tidak dapat ditemukan pada jam tangan lainnya.

Inovasi Utama dari Spring Drive terletak pada Mekanisme sendiri, khususnya dibagian Regulation, yaitu Tri-Synchro Regulatory yang memiliki fungsi :

  1. Mengatur tenaga mechanical yang berasal dari mainspring
  2. Meng-convert tenaga mechanical ini sebagai tenaga electric ke dalam spring drive crystal.
  3. Menghasilkan magnetic force yang nantinya akan menggerakkan glide wheel.

Ketiga bentuk energy yang diproses melali Try-Syncho Regulatory inilah yang memungkinkan Spring Drive untuk memiliki tingkat keakuaratan sampai sebesar 1 detik akurasi setiap harinya.

 

Teknik Pembuatan

Di jaman yang serba modern ini, makin sedikit manufaktur jam tnagan yang masih mempertahankan teknik pembuatan jam tangan yang serba traditional, seperti dalam hal, watch polishing dan assembling. Grand Seiko sendiri, masih mempertahankan teknik traditionalnya, yang dikenal dengan nama zaratsu dalam Bahasa Jepang. Teknik ini diadaptasi dari seni pembuatan pedang samurai yang dilakukan serratus persen menggunakan tangan. Maka dari itu, melalui teknik zaratsu- the fine art of sword making, setiap jam tangan Grand Seiko dipastikan memiliki tampilan fisik yang bernilai estetika tinggi.

Akhir kata, itulah beberapa aspek mengapa Grand Seiko sampai saat ini masih mendapatkan title berupa jam tangan yang legendaris, baik dari segi sejarahnya, movement, dan teknik pembuatannya sendiri.

 


 

 

Categories: Seiko, Watch Brands
Tags: Grand Seiko