Dalam surat terbuka yang baru-baru ini dipublikasikan, Swatch Group AG mengkritik laporan industri “Swiss Watcher” dari Morgan Stanley. Perusahaan menyebut sebagian data dalam laporan tersebut keliru dan meragukan. Surat yang ditujukan kepada Morgan Stanley Investment Management itu menyatakan bahwa peringkat merek serta estimasi penjualan dan produksi 50 merek jam tangan Swiss selama 2025 dalam laporan tersebut didasarkan pada asumsi yang dipertanyakan, sehingga berpotensi menyesatkan pasar. Apa yang terjadi antara Swatch Group dan Morgan Stanley? Simak informasi selengkapnya berikut ini!
Kritik terhadap Morgan Stanley
Selama bertahun-tahun, laporan tahunan Morgan Stanley X LuxeConsult ‘Swiss Watcher’ telah menjadi barometer untuk melihat kondisi keseluruhan industri jam tangan Swiss. Sebagian besar laporan ini merupakan hasil riset dan analisis yang dikumpulkan oleh Oliver Müller, seorang analis dan konsultan.
Namun kali ini, Swatch Group yang menaungi 16 merek jam tangan ternama, menentang temuan dalam laporan ‘Ninth Annual Swiss Watcher 2025’. Menurut mereka, data yang ditampilkan tidak dapat diverifikasi dan tidak benar.
Swatch Group menentang temuan dan metodologi Laporan Swiss Watcher Tahunan Kesembilan, dengan alasan data yang tidak dapat diandalkan dan tidak dapat diverifikasi, serta temuan yang salah dan ceroboh.
Swatch X Omega Bioceramic Moonswatch 1965 SO33M106 Chronometer
Tidak mengherankan jika Swatch Group menentang beberapa temuan dalam laporan Morgan Stanley. Pasalnya, laporan tersebut menyebut merek Omega turun peringkat dari posisi ketiga ke posisi kelima dalam daftar merek jam tangan secara keseluruhan.
Selain itu, laporan tersebut juga menyatakan bahwa Longines mengalami kerugian pada 2025. Padahal, menurut Swatch Group, Longines justru mencatat margin laba sebesar 16,6% dari penjualan bersih pada tahun tersebut.
Omega Seamaster Aqua Terra 220.10.41.21.03.004 Co-Axial Master Chronometer
Mengenai metodologi yang digunakan, surat tersebut menyatakan: “Metodologi tampaknya dirancang untuk menyembunyikan situasi data yang buruk. Hal ini termasuk banyaknya data yang tidak didukung bukti, ketidakakuratan yang jelas seperti penggunaan nilai titik alih-alih rentang untuk menciptakan kesan presisi palsu, dan pemeriksaan plausibilitas yang kadang-kadang menghasilkan hasil yang absurd.” tulis Swatch Group dalam surat terbukanya, dilansir dari berbagai sumber media-media jam tangan global.
Potensi Langkah Hukum
MIDO Multifort 8 M047.507.17.041.00
Ketidakpuasan tersebut bahkan memicu wacana kemungkinan langkah hukum. Swatch Group dilaporkan tengah mempertimbangkan opsi untuk menggugat Morgan Stanley jika koreksi terhadap laporan tersebut tidak dilakukan.
Menurut pihak Swatch Group, laporan yang dianggap tidak akurat dapat mempengaruhi persepsi investor dan publik terhadap industri jam tangan Swiss. Oleh karena itu, perusahaan meminta agar Morgan Stanley memperbaiki metodologi serta sumber data yang digunakan dalam analisis mereka.
Dampak Bagi Industri Jam Tangan Swiss
Longines Conquest L3.835.4.72.6 Automatic Chronograph
Sebagai informasi, perusahaan terbuka seperti Swatch Group wajib mempublikasikan laporan keuangan yang memuat total penjualan dan laba. Namun, mereka tidak diwajibkan mengungkapkan kinerja masing-masing merek secara terpisah. Karena itu, Morgan Stanley maupun bank lain seperti Vontobel biasanya menyusun laporan industri jam tangan berdasarkan estimasi penjualan tahunan, volume produksi, serta harga jual rata-rata (average selling price/ASP).
Perdebatan ini juga menyoroti bagaimana laporan riset industri dapat mempengaruhi reputasi dan persepsi pasar terhadap merek jam tangan. Morgan Stanley sendiri dikenal rutin merilis laporan industri jam tangan Swiss yang kerap dijadikan referensi oleh investor.
Hamilton American Classic H38446730
Di sisi lain, Swatch Group merupakan salah satu pemain terbesar di industri tersebut dengan portofolio merek yang luas, dari segmen entry-level hingga high-end, seperti Swatch, Tissot, Mido, Hamilton, Longines, hingga Omega. Ketegangan antara perusahaan dan lembaga riset seperti ini sebenarnya bukan hal baru di industri jam tangan, mengingat banyak laporan pasar bergantung pada estimasi karena sebagian besar produsen tidak mempublikasikan data penjualan secara rinci.
Itulah informasi terkait kritik yang disampaikan Swatch Group terhadap laporan tahunan yang dirilis Morgan Stanley. Terlepas dari kontroversi yang ada, kamu dapat temukan berbagai koleksi merek-merek Swatch Group incaran dengan mengunjungi aplikasi atau website JAMTANGAN.COM!
