Acara Watches and Wonders 2026 kembali digelar pada 14-20 April 2026 di Palexpo, Jenewa, Swiss. Dalam ajang tahunan bergengsi ini, Rolex menghadirkan sejumlah rilisan baru, mulai dari Daytona dengan dial enamel, Day-Date dengan material “Jubilee Gold”, hingga pembaruan besar pada Yacht-Master II. Penasaran dengan detail desain dan spesifikasinya? Yuk, simak bocorannya berikut ini!
1. Rolex Cosmograph Daytona with Enamel Dial Ref. 126502
Rilisan pertama adalah Rolex Cosmograph Daytona with Enamel Dial Ref. 126502, dengan dial white grand feu enamel sebagai salah satu dari dua koleksi Exceptional Watches tahun ini. Pada model ini, enamel diaplikasikan dengan metode berbeda, yakni dibakar di atas dasar keramik sebelum dipasang pada pelat kuningan, dengan total empat komponen enamel untuk dial utama dan tiga subdial.
Case ini dirancang dengan diameter 40 mm dan ketebalan 11,90 mm. Menariknya, dial ini justru hadir pada stainless steel case yang dipadukan dengan bezel dan caseback berbahan platinum. Lalu caseback tersebut dibuat transparan untuk menampilkan mekanisme movement yang kemudian dilindungi oleh sapphire crystal. Ini menjadi kombinasi baru dalam lini Daytona.
Selain itu, bezel-nya tampil berbeda dari Cerachrom hitam yang biasa digunakan, dengan warna anthracite berkilau metalik yang berubah mengikuti cahaya. Skala tachymeter juga mengalami perubahan, dengan seluruh angka ditampilkan tegak, tidak terbalik di posisi pukul enam seperti pada Daytona modern lainnya.
2. Rolex Day-Date 40 in Jubilee Gold Ref. 228235
Lalu dari koleksi Exceptional Watches lainnya, yaitu Rolex Day-Date 40 in Jubilee Gold Ref. 228235, dengan case yang dirancang dengan material baru bernama Jubilee Gold. Material ini tetap menghadirkan karakter yellow gold, namun dengan nuansa yang lebih soft. Melalui Jubilee Gold, Rolex mencoba memadukan rona kuning yang halus, abu-abu hangat, dan sentuhan soft pink dalam satu material.
Berbeda dari jenis glass-based, dial ini didesain menggunakan batu alami dengan rona hijau pucat dan inklusi abu-abu halus. Sebagai model Exceptional Day-Date, jam ini juga dilengkapi indeks berlian potongan baguette yang tampak elegan.
3. Rolex Yacht-Master II
Setelah sempat dihentikan pada 2024, salah satu jam tangan paling kompleks dari Rolex, Yacht-Master II, kini kembali ke dalam katalog. Model ini hadir dengan pembaruan signifikan, mulai dari dial baru hingga movement terbaru. Terdapat dua varian, yakni Ref. 126680 dengan Cerachrome bezel berwarna biru serta Ref. 126688 yang dilapisi 18k yellow gold dengan Cerachrome bezel berwarna biru. Keduanya memiliki case berdiameter 44 mm dan ketebalan 13,90 mm.
Kali ini, tampilan dial-nya terlihat lebih seimbang dibanding generasi sebelumnya, dengan indeks jam berbentuk bulat yang mendekatkannya pada estetika klasik Rolex. Lalu movement-nya digerakkan oleh Caliber 4162 yang dilengkapi dengan Chronergy escapement, sehingga selaras dengan generasi mesin Rolex saat ini.
Movement ini telah direkayasa ulang sepenuhnya dengan menghilangkan sistem Ring Command. Kini, seluruh pengaturan dilakukan melalui pushers, sehingga lebih mudah dan intuitif, serta telah dipatenkan sebagai mekanisme programmable terbaru.
4. Rolex Oyster Perpetual 36 Jubilee Dial
Berikutnya adalah Rolex Oyster Perpetual 36 yang menampilkan dial berlapis pernis warna-warni dengan motif Jubilee. Rolex kembali menghidupkan motif Jubilee yang pertama kali diperkenalkan pada akhir 1970-an dan kini menjadi ikonik. Dial ini menampilkan huruf-huruf nama Rolex dalam perpaduan kontras hingga sepuluh warna berbeda. Proses pembuatannya cukup kompleks, karena setiap warna diaplikasikan secara bertahap, bukan sekaligus.
Proses pembuatan pola pada dial
5. Rolex Two-tone Oyster Perpetual 41
Setelah lama absen dari katalog, konfigurasi two-tone kini kembali hadir pada lini paling sederhana Rolex, yaitu Oyster Perpetual. Rilisan ini bukan sekadar pembaruan estetika seperti pada Datejust, melainkan untuk menandai 100 tahun seri Oyster Perpetual, yang tercermin jelas dari detail desainnya.
Salah satu yang paling mencolok adalah tulisan “Swiss Made” pada dial yang digantikan dengan tulisan “100 years” di posisi pukul enam. Bagian crown juga diukir dengan angka 100, mempertegas pesan anniversary satu abad dengan pendekatan yang lebih eksplisit.
Pada rilisan ini, Untuk saat ini, Two-tone Oyster Perpetual hanya tersedia dalam kombinasi yellow gold dan Oystersteel. Lalu model ini dipadukan dengan dial berwarna slate yang diberi aksen hijau khas Rolex pada minute track serta logo di posisi pukul 12.
6. Rolex Oyster Perpetual 28 dan 34
Rolex Oyster Perpetual hadir dalam dua pilihan model yang sama-sama terbuat dari material gold. Pertama adalah case berukuran 28 mm dengan material 18k yellow gold yang dipadukan dengan dial lacquer hijau dengan indeks batu heliotrope.
Model kedua memiliki case berukuran 34 mm berlapis everose gold 18k dengan dial lacquer berwarna biru yang dipadukan dengan batu alami pada indeksnya.
7. Rolex Datejust 41 dengan Green Ombré Dial
Terakhir adalah Rolex Datejust 41 Ref. M126334-0033 dengan stainless steel case berdiameter 41 mm. Bagian dial-nya tampak elegan dengan ombre hijau yang dibuat secara bertahap. Pertama lapisan dasar pernis hijau, dilanjutkan dengan semprotan pernis hitam secara melingkar ke arah tepi untuk membentuk efek gradasi.
Itulah sederet model jam tangan Rolex yang dipamerkan dalam ajang Watches and Wonders 2026. Kamu dapat temukan berbagai jam tangan mewah incaranmu dengan mengunjungi aplikasi atau website JAMTANGAN.COM!
