Oris di awal 2026 membuka dengan menggali arsip desainnya lewat perilisan Big Crown Pointer Date terbaru dengan dial Bullseye, referensi 01 754 7779 4061-07 5 19 25. Namun alih-alih sekadar memainkan kartu nostalgia, Oris menghadirkan interpretasi yang terasa relevan dengan selera kolektor modern, lebih proporsional, lebih wearable, dan tetap setia pada DNA Big Crown Pointer Date yang sudah dikenal luas. Seperti apa berita lengkapnya? simak artikel berikut ini.
Dial Bullseye: Identitas Visual Ikonik
Rilisan ini langsung menarik perhatian karena satu alasan utama: dial Bullseye, konfigurasi dua warna kontras yang terakhir kali muncul dalam katalog Oris pada akhir 1990-an, tepatnya sekitar 1998, sebelum akhirnya menghilang dari lini reguler selama hampir 30 tahun. Kini, desain tersebut kembali bukan sebagai eksperimen sesaat, melainkan sebagai bagian resmi dari koleksi Big Crown Pointer Date.
Oris menggunakan pendekatan sektor klasik dengan area tengah berwarna terang yang dipadukan dengan ring luar hitam pekat, menciptakan efek “bull’s eye” yang langsung terbaca secara visual. Di antara dua zona tersebut, Oris menempatkan skala tanggal melingkar dengan angka merah, yang berfungsi sebagai jalur bagi jarum pointer date berujung merah, sebuah ciri khas Big Crown yang sejak lama menjadi pembeda Oris dari brand lain.
Komposisi warna hitam, putih, dan merah ini tidak hanya mencolok, tetapi juga sangat fungsional. Kontras tinggi membuat angka Arab besar mudah terbaca, sementara jarum jam dan menit bergaya cathedral yang dilapisi Super-LumiNova tetap terlihat jelas dalam berbagai kondisi cahaya. Ini adalah dial yang terasa hidup, grafis, dan berkarakter, tanpa jatuh ke kesan gimmick.
Proporsi Klasik yang Relevan untuk Pergelangan Modern
Dial Bullseye tersebut dibingkai oleh case stainless steel berdiameter 38 mm, ukuran yang terasa sangat tepat untuk menonjolkan nuansa klasik tanpa terlihat kecil atau ketinggalan zaman. Dengan lug-to-lug 45,5 mm dan ketebalan 12,2 mm, jam tangan ini duduk dengan seimbang di pergelangan, bahkan untuk pemakaian harian yang panjang.
Bezel fluted khas Big Crown kembali hadir, memberikan tekstur visual yang memperkuat identitas model ini. Crown berukuran besar tanpa screw-down tetap dipertahankan, mengacu langsung pada akar Big Crown sebagai jam tangan pilot. Crystal sapphire berbentuk domed dengan lapisan anti-reflektif di kedua sisi mempertegas kesan vintage, sekaligus menjaga visibilitas dial tetap optimal.
Movement Andal untuk Pemakaian Sehari-hari
Di balik case back transparan, Oris membekali Big Crown Pointer Date Bullseye dengan Calibre 754, movement automatic berbasis Sellita SW200-1 yang sudah terbukti keandalannya. Movement ini bekerja pada frekuensi 28.800 vph dengan cadangan daya sekitar 41 jam, menawarkan performa stabil untuk penggunaan rutin.
Pemilihan movement ini menunjukkan pendekatan Oris yang rasional. Alih-alih memaksakan calibre in-house dengan power reserve panjang, Oris memilih mesin yang mudah dirawat, konsisten, dan sesuai dengan karakter jam tangan ini sebagai daily wearer klasik. Rotor merah khas Oris tetap hadir, menjadi detail visual yang memperkaya pengalaman kepemilikan.
Sentuhan Akhir yang Menunjang Karakter
Sebagai pelengkap, Oris memasangkan jam tangan ini dengan strap kulit hitam dari Cervo Volante, material deer leather yang dikenal lembut dan nyaman sejak pemakaian awal. Teksturnya akan berkembang seiring waktu, memberikan patina alami yang selaras dengan karakter klasik Big Crown Pointer Date. Sistem quick release turut disematkan, memudahkan penggantian strap tanpa alat tambahan. Water resistance di angka 50 meter menegaskan bahwa jam tangan ini dirancang untuk kehidupan sehari-hari,cukup tangguh untuk aktivitas normal, tanpa mengklaim diri sebagai tool watch ekstrem.
Kesimpulan: Rilisan Baru dengan Rasa Oris yang Autentik
Oris Big Crown Pointer Date Bullseye bukan jam tangan yang mencoba mencuri perhatian dengan cara berlebihan. Kekuatannya justru terletak pada desain yang jujur, proporsi yang matang, dan cerita yang nyata. Ini adalah rilisan baru yang terasa dewasa,menghormati sejarah tanpa terjebak di dalamnya.
Bagi penggemar Oris, Bullseye adalah pengingat mengapa Big Crown Pointer Date menjadi salah satu koleksi paling ikonik brand ini. Sementara bagi kolektor jam tangan klasik, model ini menawarkan dial langka, desain berkarakter, dan pengalaman pemakaian yang seimbang,sebuah kombinasi yang semakin jarang ditemukan di pasar saat ini. Apakah koleksi ini akan hadir di JAMTANGAN.COM? tetep stay tuned, sambil menunggu.
