Kabar mengejutkan dari Omega yang baru saja merilis lini Speedmaster berukuran 38 mm dengan varian no date dan date. Omega Speedmaster dengan fitur no date terdiri dari satu model yaitu model black dial yang terinspirasi langsung dengan Speedmaster Moonwatch. Sedangan 6 varian Speedmaster 38 dengan date hadir dalam varian steel case, kombinasi dengan Sedna gold, Moonshine gold, hingga mother of pearl dial dan ice blue dial dengan diamond bezel. Berikut tampilan dan spesifikasi lebih lengkap tentang Omega Speedmaster 38 mm.
Omega Speedmaster 38 mm No Date 324.30.38.50.01.002 Steel on Steel Black Dial
Omega Speedmaster 38 mm black dial adalah satu-satunya yang tidak memiliki date window seperti model lainnya. Koleksi ini menggunakan case berdiameter 38 mm, tebalnya 14,75 mm, dan lug-to-lug 44,96 mm. Desain jam tangan punya bentuk yang menjadi ciri khas klasik Speedmaster, dengan case asimetris, crown dan pusher yang sebagian tertanam dalam pelindung samping, lyre-shaped twisted lug, box-shaped sapphire crystal untuk melindungi dial, dan punya ketahanan air hingga 100 meter.
Koleksi ini menggunakan black aluminium insert bezel dan pada skala tachymeter terdapat “dot over ninety” atau titik yang ditempatkan di atas angka 90, ini adalah adaptasi dari skala tachymeter pada Omega Speedmaster Professional Moonwatch rilisan sebelum 1970 termasuk yang digunakan Neil Armstrong mendarat di bulan pada 1969. Bagian caseback terdapat Seahorse medallion dan emblem Speedmaster. Koleksi ini dilengkapi 5-link Nixon-style bracelet dari steel.
Koleksi ini menggunakan black matte dial dan tiga subdial pada pukul 3, 6, dan 9 yang juga dibuat dengan background warna hitam. Untuk meningkatkan visibilitas pada kondisi minim cahaya, indeks marker dan hands diisi Super-LumiNova. Model ini merupakan yang paling mirip dengan Omega Speedmaster Moonwatch dan menurut Omega memang terinspirasi Speedmaster Moonwatch.
Omega Speedmaster 38 mm no-date dibekali automatic chronograph Co-Axial movement caliber 3332 dengan column wheel yang sudah sesuai dengan standar Chronometer (COSC). Movement ini punya power reserve 52 jam, berdetak sebanyak 28.800 bph, akurasinya -4 to +6 detik per hari, serta memakai free sprung balance wheel dengan silicon hairspring.
Omega Speedmaster 38 mm Date
Omega Speedmaster 38 mm Date terdiri dari enam model, yaitu 324.30.38.50.04.001 (steel, blue ceramic ring bezel & white lacquered dial), 324.30.38.50.02.003 (opaline silvery PVD dial, Sedna gold hands & indices, grey aluminium ring bezel), 324.20.38.50.02.001 (opaline silvery PVD dial, Two tone steel & moonshine gold bracelet, moonshine gold bezel), 324.20.38.50.02.002 (ivory dial with brown PVD subdial, two tone steel & Sedna gold bracelet, sedna gold bezel), 324.15.38.50.03.001 (diamond bezel, ice blue PVD dial), dan 324.15.38.50.05.001 (diamond bezel, white MoP dial). Keenam koleksi ini punya dimensi dan desain bracelet yang sama dengan model black dial.
Perbedaan utamanya terletak pada kehadiran date window yang ditampilkan pada pukul 6. Tentu saja, movement-nya berbeda dengan model black dial, karena 6 model date ini memakai caliber 3330. Hal lain yang juga membedakannya adalah pilihan warna dan material yang sangat beragam, mulai dari style klasik dan unisex, hingga pilihan lebih feminin atau mewah dengan taburan berlian.
Untuk model steel-on-steel, versi pertama, yaitu 324.30.38.50.02.003 menampilkan warm grey aluminium insert bezel dan opaline silvery PVD-coated dial dengan Sedna Gold PVD hands dan baton-style indexe yang diisi white Super-LumiNova. Versi full-steel kedua 324.30.38.50.04.001 menggunakan blue ceramic insert bezel dengan skala tachymeter white enamel dan lacquered white dial dengan blue CVD-coated hands dan index. Kedua model ini dibanderol dengan harga EUR 6.600 dan EUR 7.000 atau sekitar Rp 136,3 jutaan dan Rp 144,6 jutaan.
Untuk versi two-tone, model 324.20.38.50.02.001 menggunakan steel middle case yang dipadukan dengan polished 18k Moonshine gold pada bezel, crown, dan pusher. Bezel-nya menggunakan green aluminium bezel insert dan skala yellow gold tachymeter, lalu dipasangkan dengan silvery opaline PVD-coated dial dan Moonshine Gold PVD hands dan baton-style index.
Dua small link pada bracelet dibuat dari 18k Moonshine Gold. model ini dibanderol dengan harga EUR 11.500 atau sekitar Rp 237,5 jutaan. Edisi two-tone kedua, yaitu 324.20.38.50.02.002 menampilkan elemen Sedna Gold 18k yang dipoles pada bezel, crown, pusher, dan bracelet small link.
Aluminium insert bezel hadir dalam warna cokelat yang senada dengan subdial, memakai ivory dial dengan brown PVD subdial serta Sedna Gold PVD hands dan index. Model ini dibanderol dengan harga EUR 11.500 atau sekitar Rp 237,5 jutaan.
Dua versi Omega Speedmaster 38 mm lainnya menggunakan bezel bertahtakan berlian sebanyak 52 butir dengan total berat 1,53 karat. Model pertama, yaitu 324.15.38.50.03.001 menampilkan ice blue PVD-coated dial, sedangkan model kedua, yaitu 324.15.38.50.05.001 hadir dengan white mother-of-pearl dial. Keduanya dilengkapi rhodium-plated hands dan baton-shaped index. Masing-masing model dibanderol dengan harga EUR 12.100 atau sekitar Rp 249,9 jutaan dan EUR 12.900 atau Rp 266,4 jutaan.
Demikian rilisan terbaru Omega Speedmaster 38 mm yang hadir dalam versi date dan no date. Tertarik untuk mengoleksinya? Dapatkan jam tangan Omega Speedmaster lainnya dengan mengunjungi website/aplikasi JAMTANGAN.COM.
