Kalau bicara rilisan Casio G-Shock di 2025 lalu, GW-BX5600 punya argumen yang sulit dibantah. Bukan karena desain baru yang ekstrem, tetapi karena peningkatan fungsional yang langsung terasa dalam penggunaan sehari-hari. Dengan kemampuan dual hingga triple timezone yang tampil bersamaan dalam satu display, ditambah MIP display yang jauh lebih terbaca, baik GW-BX5600-1A1JF maupun GW-BX5600-1JF secara praktis menggantikan peran jam tangan GMT untuk banyak pengguna. Dengan harga di kisaran Rp3,4 jutaan di JAMTANGAN.COM, value yang ditawarkan terasa agresif. Sulit mencari G-Shock lain di tahun ini yang memberi kombinasi keterbacaan, fungsi jam dunia, dan kenyamanan pakai seimbang di harga tersebut. Seperti apa ulasannya? simak pada artikel di bawah ini.
Dimensi Ergonomis dan Resin Lebih Lembut, Sentuhan yang Terasa Nyata
Secara proporsi, GW-BX5600 tidak keluar dari pakem square klasik. Diameter case berada di sekitar 42,8 mm dengan lug-to-lug kurang lebih 48,9 mm dan ketebalan sekitar 13,4 mm. Di pergelangan tangan, ukurannya terasa pas dan stabil, tidak terasa bulky, sekaligus tetap mempertahankan identitas tool watch yang kuat.
Bentuk case yang relatif flat membuat jam ini nyaman dipakai dalam durasi panjang, baik untuk aktivitas harian maupun perjalanan. Casio juga menyempurnakan material resin pada case dan strap. Teksturnya terasa lebih lembut saat disentuh dan lebih lentur ketika dikenakan. Ini mungkin bukan perubahan yang langsung terlihat di foto, tetapi sangat terasa saat jam dipakai seharian. Untuk sebuah G-Shock di kelas harga ini, sentuhan material tersebut memberi kesan upgrade yang matang dan fungsional.
MIP Display dengan Classic dan Standard Display: Dua Karakter dalam Satu Jam
Penggunaan MIP (Memory-In-Pixel) display menjadi titik balik seri ini. Kontras yang tinggi dan sudut pandang yang lebar membuat informasi waktu tetap jelas dalam berbagai kondisi cahaya, termasuk di bawah sinar matahari langsung.
Varian GW-BX5600-1JF hadir sebagai square G-Shock pertama dengan MIP positive display. Latar terang dengan angka gelap menjadikan jam ini sangat mudah dibaca, bahkan hanya dengan sekilas pandang. Ini adalah varian yang paling logis bagi pengguna yang menempatkan fungsi di atas estetika.
Sementara GW-BX5600-1A1JF membawa negative display dengan pendekatan yang jauh lebih matang. Berkat MIP display, angka tetap kontras dan tidak tenggelam seperti pada negative LCD generasi lama, meski secara alami masih sedikit tertinggal dari positive display dalam kondisi tertentu.
GW-BX5600 Series, menawarkan dua gaya font, Classic dan Standard. Classic mempertahankan angka & font tujuh segmen khas G-Shock digital lama, sementara Standard tampil lebih modern dengan tipografi yang lebih rapat dan bersih, memanfaatkan resolusi MIP display.
Pergantian mode ini memang dilakukan melalui aplikasi Casio Watches dengan sambungan Bluetooth, namun dalam praktiknya tidak menjadi hambatan besar, mengingat mayoritas pengguna cenderung menetapkan satu tampilan favorit dan jarang mengubahnya kembali.
Empat Type TIME MODE: Jam Dunia Tanpa Ribet
Inilah alasan utama kenapa GW-BX5600 terasa seperti pengganti jam GMT. Pada tampilan waktu utama, tersedia empat type tampilan TIME MODE di display utama yang bisa dipilih sesuai kebutuhan.
Tampilan dual timezone (type A) memungkinkan jam lokal dan satu zona waktu lain terbaca bersamaan, sementara tampilan triple timezone (type D) bahkan menampilkan tiga zona waktu sekaligus dalam satu layar. Semua ini dapat dipantau tanpa harus masuk menu world time secara terpisah.
Dua type lainnya berfokus pada kalender, dari tampilan date dan day hingga year, date, dan day. Pendekatan ini membuat fungsi jam dunia terasa instan dan praktis, sesuatu yang biasanya menjadi keunggulan jam tangan GMT analog. Untuk mengganti tampilan cukup tekan salah satu tombol saja.
Kesimpulan: GMT Killer Versi Digital
Dengan MIP display yang kontras tinggi, kemampuan dual hingga triple timezone dalam satu display, serta kenyamanan pakai yang meningkat berkat resin lebih lembut, G-Shock GW-BX5600 menawarkan fungsi yang biasanya dicari pada jam GMT, tanpa kompleksitas mekanisnya. Jam tangan ini juga dilengkapi tough solar, Bluetooth, Multi Band 6, serta fitur standar lain, menjadikannya salah satu model 5600 paling lengkap.
Di harga sekitar Rp3,4 jutaan di JAMTANGAN.COM, sulit menyangkal bahwa seri ini layak disebut sebagai rilisan G-Shock terbaik 2025, melihat upgrade dan fiturnya yang cukup lengkap. Bagi banyak orang, ini bukan sekadar square G-Shock terbaru , ini adalah jam tangan digital yang membuat kebutuhan akan jam GMT menjadi opsional.