Site icon Blog Jamtangan.com

Cartier di Watches & Wonders 2026: Dari Roadster Baru hingga Tortue

Cartier di Watches & Wonders 2026

Cartier Roadster 2026

Cartier Roadster 2026

Roadster kembali dengan tampilan ramping yang desainnya terinspirasi dari dunia desain otomotif, termasuk tampilan ikonik yang telah dirancang ulang. Koleksi ini tersedia dalam two-tone steel dan gold, atau full yellow gold. Model terbaru ini juga dilengkapi 3-link bracelet atau rubber strap baru yang ramping. Roadster terbaru dihadirkan dalam dua ukuran, yaitu 47 x 38 mm dan 42,5 x 34,9 mm, di mana masing-masing ditenagai oleh automatic movement caliber 1847MC dan 1899MC.

Cartier Santos-Dumont

Cartier Santos-Dumont 2026

Cartier Santos-Dumont terbaru kini telah disempurnakan dengan penambahan multi-link bracelet halus yang mengingatkan kita pada made-to-measure bracelets pertama dari tahun 1920-an. Koleksi terbaru ini tersedia dalam yellow gold dan platinium, dengan model baru ini punya proporsi yang dianggap sempurna. Jam tangan ini punya ukuran 43,5 mm x 31,4 mm dan tebalnya hanya 7,3 mm. Dial-nya dihadirkan dalam silvered satin finish dan sunray effect, sementara salah satu model gold dihiasi obsidian berlapis emas. Model ini tampak menawan karena pantulan warna-warni yang disebabkan oleh gelembung-gelembung kecil saat terperangkap di dalam batu berharga tersebut.

Cartier Tortue

Cartier Tortue 2026

Cartier meluncurkan 5 model Tortue baru dengan menampilkan profil case yang dirancang sedikit lebih bulat dengan garis-garis lebih lembut dan terlihat elegan. Koleksi Tortue yang baru menghadirkan finising baru, pertama adalah yellow gold khas, kemudian diamond-encrusted rhodium-plated white gold, rose gold, dan platinum. Terakhir, Tortue tersedia dalam white atau yellow gold sebagai edisi khusus Métiers d’Art Tortue, dengan menampilkan enamel Champlevé pada case dan dial yang juga dihiasi permata berharga.

Cartier Privé Opus

Cartier Privé Opus 2026

Cartier Privé kembali hadir dengan fokus pada Tank Normale, Tortue Chronographe Monopoussoir, dan Crash Squelette yang ikonik. Ketiga model jam tangan Privé ini dilapisi material platinum case khas dan menampilkan detail berwarna burgundy, blued-steel hands klasik, dan ruby cabochon. Terakhir, koleksi Privé merayakan anniversary yang ke-10 dengan pilihan jam tangan klasik memakai material yellow-gold Cartier yang diberi label La Collection, yaitu model Tank Normale, Cloche de Cartier, dan Tank Cintrée.

Cartier Baignoire

Cartier Baignoire 2026

Untuk koleksi tahun 2026, Baignoire mendapatkan estetika baru yang menyegarkan berupa motif Clous de Paris ikonik di seluruh permukaan jam tangan. Ada dua model Baignoire baru yang dipamerkan, pertama berbahan yellow gold polos yang memungkinkan motif Clous de Paris menjadi pusat perhatian. Sedangkan model kedua dihiasi 100 brilliant-cut diamond. Untuk memberi ruang bagi sentuhan akhir yang baru, case oval Baignoire telah disesuaikan dengan cermat hingga menghadirkan proporsi yang sophisticated berukuran 24,6 x 19,3 mm dan ketebalannya 7,5 mm.

Cartier Myst

Cartier Myst 2026

Jam tangan Cartier lainnya yang juga dipamerkan di ajang Watches & Wonder 2026 adalah karya yang paling berfokus pada perhiasan tahun ini, yaitu Myst de Cartier. Sebagai sebuah sculpture atau patung untuk pergelangan tangan, Myst tidak memiliki clasp dan dirangkai dalam konstruksi seperti manik-manik dengan dial kecil yang dihiasi 47 snow-cut diamonds. Model yellow gold menampilkan bagian-bagian yang dilapisi black lacquered dan dipadukan dengan 634 brilliant-cut diamonds, sementara versi white gold menampilkan 986 brilliant-cut diamonds yang menakjubkan.

Cartier Cartier Privé – La Collection

Cartier Cartier Privé – La ColProfilelection

Cartier Cartier Privé – La Collection

Di tengah sorotan lini Les Opus berbahan platinum, Cartier juga quietly menghadirkan sesuatu yang tak kalah menarik lewat koleksi Privé terbaru. Tiga model yang dirilis tampil dalam yellow gold dan dipadukan dengan strap alligator abu-abu, sebuah kombinasi yang terasa klasik, hangat, dan sangat “Cartier”.

Koleksi ini seperti ajakan untuk kembali melihat esensi desain Cartier yang sesungguhnya. Tidak berlebihan, tidak eksperimental, tapi justru menonjolkan bentuk-bentuk legendaris yang sudah teruji waktu.

Pembuka koleksi ini adalah Tank Normale. Secara desain, jam ini mempertahankan karakter khas dengan case yang sedikit lebih lebar dibandingkan varian Tank lain seperti Louis Cartier atau Must. Proporsi ini memberi presence yang lebih kuat di pergelangan tangan. Menariknya, dalam material yellow gold, tampilannya justru terasa lebih autentik, lebih dekat dengan spirit model awal abad ke-20 dibandingkan versi platinum di lini Opus yang cenderung lebih modern.

Berikutnya adalah Cloche de Cartier, model yang bisa dibilang sebagai salah satu desain paling nyentrik dalam katalog Cartier. Bentuknya benar-benar out of the box, dengan sisi kiri yang datar dan sisi kanan melengkung mengikuti posisi crown cabochon. Tidak hanya bentuknya yang unik, orientasi dial-nya juga berbeda: angka 12 sejajar dengan crown. Cara membaca waktunya pun menyesuaikan, ideal saat pergelangan tangan sedikit diputar menjauh dari tubuh. Bahkan, desain ini memungkinkan jam diletakkan di meja seperti jam kecil, berkat sisi datarnya.

Menutup rangkaian ini adalah Tank Cintrée, yang dikenal dengan siluetnya yang panjang dan melengkung mengikuti kontur pergelangan. Dimensinya yang ramping (23 mm x 46.3 mm dengan ketebalan di bawah 7 mm) membuatnya tetap elegan dan nyaman dipakai. Di balik tampilannya, jam ini ditenagai movement manual winding 1917 MC, dengan crown cabochon biru khas Cartier di posisi pukul 3. Sebagai tambahan menarik, Cartier juga merilis versi dial merah dari Cintrée sebagai rilisan terpisah di tahun 2026.

Cartier Santos De Cartier Chronograph

Cartier Santos De Cartier Chronograph

Cartier juga membawa kembali Santos de Cartier Chronograph, melanjutkan perjalanan model ini sejak terakhir diperbarui pada 2020. Kali ini, pendekatannya terasa lebih refined, terutama pada tampilan dial yang kini mengusung layout tricompax yang lebih rapi dan mudah dibaca.

Fitur chronograph yang ditanamkan bukan sekadar tambahan estetika. Mengingat Santos dikenal sebagai salah satu jam tangan pilot pertama, fungsi ini justru memperkuat identitasnya. Dengan penghitung detik, 30 menit, dan 12 jam, jam ini mampu mendukung kebutuhan pengukuran waktu yang presisi, sesuatu yang historically memang relevan di dunia penerbangan.

Untuk varian, Cartier menawarkan beberapa opsi dengan tiga konfigurasi utama: full steel, kombinasi steel dan emas, serta full gold. Secara desain, ketiganya dibuat konsisten, dengan perbedaan kecil pada detail seperti aksen subdial berwarna emas di versi full gold. Selain itu, ada juga versi steel dengan bracelet hitam yang memberikan sentuhan lebih modern dan sporty.

Itu dia beberapa model jam tangan Cartier terbaru yang ditampilkan di ajang Watches & Wonder 2026. Dapatkan jam tangan Cartier lainnya dengan mengunjungi website/aplikasi JAMTANGAN.COM

Baca Selengkapnya →