Site icon Blog Jamtangan.com

Bocor! G-Shock GMC-2500 dan GAC-2500 akan Dirilis, Full Analog, Magnetic Hands, & Dijuluki “CasioNaut?”

G-Shock GMC-2500 dan GAC-2500

Hadir dengan Magnetic Hands

GMC-2500D-1A

Kali ini, G-Shock menghadirkan desain yang berbeda dari model-model sebelumnya, yakni dengan tampilan full analog. Salah satu daya tarik utamanya adalah penggunaan magnetic hands. GMC-2500 dan GAC-2500 menggunakan sistem magnet baru untuk menahan posisi jarum tanpa sambungan mekanis di bagian dalam. 

Ketika terkena benturan, jarum dapat bergeser sementara, tetapi akan kembali ke posisi semula dalam beberapa menit atau setelah jam berhenti bergetar. Teknologi ini juga membutuhkan daya lebih besar, sehingga pengguna dapat menghentikan jarum detik untuk menghemat baterai. Jarum detik kecil pada kedua model ini berada di posisi pukul 9, dengan ujung berbentuk simbol segitiga khas G-Shock. Sementara itu, terdapat date window berbentuk bulat yang ditempatkan di sisi kanan dial.

Lihat Desain G-Shock GMC-2500 dan GAC-2500

Menurut informasi yang beredar, kedua seri ini diperkirakan rilis di Jepang pada November 2026. Koleksi GMC-2500 akan menjadi versi dengan material logam, sedangkan GAC-2500 hadir dengan konstruksi resin yang lebih terjangkau. Berikut detailnya: 

1. G-Shock GMC-2500

G-Shock GMC-2500

Pertama adalah dari lini G-Shock GMC-2500, yang akan hadir dalam lima model yakni GMC-2500-1A8 (dial silver dengan resin strap hitam), GMC-2500D-1A (dial hitam dengan bracelet), GMC-2500-1A (dial hitam dengan resin strap hitam), GMC-2500G-9A (gold-tone dengan resin strap hitam), dan GMC-2500D-1A2 (dial biru dengan bracelet). Koleksi ini menggunakan material stainless steel pada bagian luar case dan bezel, namun konstruksinya bukan full metal seperti GMW-B5000. GMC-2500 menggunakan cangkang luar berbahan logam dengan struktur bagian dalam berbahan resin, mirip dengan konstruksi pada seri GM. Sementara kelima model pada jajaran ini punya tampilan yang beragam. Mulai dari pilihan resin strap, bracelet, serta case berlapis warna gold dengan resin strap

GMC-2500 memiliki case berukuran 46,7 mm x 43,8 mm dan ketebalan 12,9 mm. Lalu bagian dial menggunakan konsep two-eye, dengan subdial detik pada posisi pukul 9 serta day date tiga digit di posisi pukul 3. Tampilan tanggal tersebut disebut sebagai Multi-Mission Date, karena dapat menjalankan fungsi berbeda tergantung mode yang sedang digunakan.

Detail bracelet

2. G-Shock GAC-2500

G-Shock GAC-2500

Berikutnya adalah G-Shock GAC-2500 yang hadir dengan konstruksi resin. Seri ini dikabarkan memiliki empat SKU, yaitu GAC-2500-1AJF (hitam), GAC-2500-3AJF (hijau army), GAC-2500-7AJF (putih), dan GAC-2500-9AJF (kuning). Koleksi ini memiliki bio-based resin case berdiameter 46,7 mm x 44,5 mm dan ketebalan 12,7 mm dengan bobot sekitar 47 gram. Lalu case-nya dipasangkan dengan resin strap yang juga ramah lingkungan. 

Untuk tampilan dial-nya mirip dengan GMC-2500. Namun GAC-2500 Bedanya, GAC-2500 menggunakan dial plastik cetak dengan efek tiga dimensi, sementara warna roda tanggal dibuat senada dengan warna case.

Karena tidak menggunakan layar digital, fitur yang tersedia pada kedua koleksi ini juga lebih sederhana. GMC-2500 dan GAC-2500 dilengkapi stopwatch 30 menit, kalender, lampu LED, ketahanan air hingga 200 meter, serta baterai dengan daya tahan sekitar dua tahun.

Itulah informasi seputar bocoran G-Shock GMC-2500 dan GAC-2500 yang beredar di internet dan kabarnya akan rilis pada November 2026. Tertarik untuk mengoleksinya? Nantikan perilisan resminya, ya! Kamu dapat cek koleksi G-Shock lainnya dengan mengunjungi aplikasi atau website JAMTANGAN.COM

Baca Selengkapnya →